RAHASIA SUNNAH : MINUMLAH SAMBIL DUDUK
Powered by Max Banner Ads
Kita semua tentu sudah tahu bahwa ada hadits Rasul yang memerintahkan kita untuk minum dengan duduk. Tentunya kita tidak boleh berdiri apalagi berlari. Dan sejak kecil tentu kita telah diajarkan oleh orangtua kita minum sambil duduk.
Berikut ini adalah bunyi hadits yang memerintahkan kita minum sambil duduk:
“Janganlah salah seorang diantara kalian minum sambil berdiri.” Diriwayatkan oleh Muslim
(dicuplik dari http://cyberwap.net/blog/view.php?id=45499).
Namun pada kenyataannya, banyak dari kita yang mengabaikan sunnah tersebut (termasuk saya, tapi dulu…). “Ah… itu kan sunnah bukan kewajiban. Jadi, dikerjakan dapat pahala gak dikerjakan gakpapa kan?..”.
Itulah yang selalu menjadi alasan kita untuk tidak melaksanakan sunnah Rasul. Namun, yang jelas kita tidak melaksanakan sunnah tersebut karena kita tidak tahu apa sih makna yang terkandung dalam hadits tersebut?
Ada makna yang sangat penting bagi kehidupan kita dibalik sunnah Rasul ini. Terus terang, saya sendiri baru mengetahuinya dari kultum Ramadhan 2009 yang lalu. Dan saya kira masih banyak dari kita yang belum mengetahui hal ini. Maka dari itu, saya menulisnya disini.
Didalam tubuh kita terdapat pori-pori seperti halnya kulit luar tubuh kita yang disebut sfringer. Sfringer adalah suatu struktur maskuler (berotot) yang bisa membuka (sehingga air kemih bisa lewat) dan menutup. Setiap air yang kita minum akan disalurkan pada pos-pos penyaringan yang berada di ginjal. Sfringer tersebut akan terbuka pada saat kita duduk. Dan sebaliknya sfringer tersebut akan menutup pada saat kita berdiri.
Jika kita minum dengan duduk maka air yang kita minum akan disaring oleh sfringer tersebut. Namun sebaliknya, jika kita minum dengan berdiri maka air yang kita minum tidak akan disaring oleh sfringer karena sfringer dalam keadaan tertutup dan langsung menuju kandung kemih.
Minimal ada 2 penyakit yang akan kita derita jika kita selalu minum dengan berdiri (tidak duduk):
- Sebersih apapun air yang kita minum pasti mengandung kapur. Karena sfringer dalam keadaan tertutup, maka air beserta kandungannya tidak ada yang bisa memasuki sfringer tersebut sehingga zat kapur tersebut akan menumpuk di saluran ureter yang lama-kelamaan akan mengkristal. Inilah yang disebut penyakit kencing batu.
- Ibarat air terjun yang jatuh ke batu yang keras, lama-kelamaan batu yang keras tersebut akan terkikis dan berlubang karena hantaman air tersebut. Begitu juga dengan air yang kita minum, karena sfringer tertutup maka tidak ada air yang tersaring dan semua air yang kita minum akan langsung jatuh ke kandung kemih sehingga kandung kemih tersebut lama-kelamaan akan terluka dan mengalami infeksi.
Itu adalah minimal penyakit yang akan kita derita jika kita minum dengan berdiri. Berarti masih ada kemungkinan penyakit lain yang akan mengancam jika kita minum dengan berdiri.
Kesimpulannya, Setiap sunnah Rasul pasti ada hikmah atau manfaat yang terkandung didalamnya baik itu manfaat kesehatan, manfaat sosial, atau manfaat lainnya. Oleh karena itu, mari kita laksanakan sunnah-sunnah Rasul tersebut. Kalaupun kita tidak mengetahui atau belum mengetahui manfaatnya, minimal kita harus percaya bahwa pasti ada manfaat besar dibalik sunnah Rasul tersebut sehingga kita dapat melaksanakan sunnah Rasul tersebut.
Sekarang kita sudah tahu manfaat minum sambil duduk dan bahaya minum sambil berdiri bagi kesehatan kita. Sekarang mari kita laksanakan perintah Rasul untuk minum sambil duduk demi kesehatan diri kita sendiri.
Mudah-mudahan yang sedikit ini bisa bermanfaat bagi kita semua. Amin.
No related posts.
Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.














































Legally Cheat Your Way To The Top With Mafia Wars Wizard
